jump to navigation

Pemeriksaan Sederhana Komponen Komputer Anda Sebelum Membeli Komputer 25 November 2009

Posted by agunghardiansyah in Cek Moherboard, Check Memory, Check VGA, Hard Disk, Info, Membeli Komputer, PSU, SOUND CARD, tips, Trik.
trackback

Aduh maaf, kalau kerusakan seperti ini kami tidak terima, paling beli baru . Apakah Anda salah satu yang pernah menerima penolakan seperti ini, ketika membawa komponen rusak ke toko tempat Anda membelinya? Jika ya, apakah Anda sempat memeriksanya ketika komponen segera setelah Anda menerimanya dari penjaga toko? Seperti apa sebenarnya kerusakan tersebut sampai sampai pihak toko tidak mau menerima kembali? Salah satu bentuk kerusakan yang tidak ditanggung oleh produsen adalah kerusakan yang sekiranya bukan teknis. Seperti terkena air atau pecah retak karena terbanting. Bagi Anda yang akan memulai tahun baru dengan meng upgrade komputer, ada ba iknya bila Anda memeriksa komponen yang dibeli segera setelah komponen tersebut berada di tangan Anda. Atau setidaknya sebelum komponen tersebut dibawa keluar dari toko.

Sebab ada beberapa jenis kerusakan yang tidak dapat dikomplain bila Anda sudah membawanya keluar dari toko. Dan pihak penjual tidak dapat menjamin apakah Anda berkata jujur atau tidak. Sebab bentukbentuk kerusakan seperti retak atau penyok dapat saja terjadi pada saat komponen tersebut sudah berada di tangan Anda. Meskipun tidak menutup kemungkinan kerusakan terjadi sebelum komponen berada di tangan Anda. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya jika sebelum membawa pulang, Anda memberikan perhatian lebih banyak pada komponen yang akan Anda bayar. Berikut ada beberapa langkah sederhana untuk memeriksa komponen komputer yang sedang Anda beli di toko. Dalam artikel ini, juga ada beberapa langkah bagaimana menyimpan komponen tersebut selama belum akan digunakan. Agar tidak terjadi kerusakan kerusakan fatal yang tidak mungkin diperbaiki dalam waktu yang singkat. Mulai dari motherboard, kartu tambahan, RAM, harddisk, sampai power supply.

Motherboard:

Periksa dari Belakang Semua komponen dalam komputer Anda pasti terhubung ke komponen yang dikenal dengan sebutan motherboard ini. Oleh sebab itu, motherboard termasuk komponen yang sangat penting untuk diperiksa kelayakannya. Jangan sampai motherboard Anda hanya dapat digunakan sebentar. Mengingat mother board seharusnya menjadi komponen yang paling belakangan untuk diganti. Belum lagi harga motherboard dapat menyaingi harga processor yang dapat mencapai lebih dari 25 dari harga keseluruhan komputer Anda. Setiap membeli motherboard, Anda pasti sudah memperhitungkan bahwa motherboard ini akan tetap digunakan meskipun processor, RAM, dan harddisk Anda sudah bertambah cepat besar. Namun, bila ternyata umurnya tidak lebih dari seminggu tentu sangat disayangkan, bukan? Banyak cacat produk yang dapat saja terjadi bukan karena salah produksi, melainkan proses pengiriman atau penyimpanan yang tidak bersahabat mengakibatkan produk menjadi rusak dan tidak dapat berfungsi dengan baik. Misalnya saja hawa yang terlalu panas pada penyimpanan dapat membuat papan IC menjadi bengkok.

Jika papan IC bengkok dapat mengakibatkan beberapa hal. Di antaranya komponen yang tidak dapat masuk ke dalam slot atau kemungkinan papan IC patah ketika dipasangkan ke dalam komputer karena bautbaut mengencang akan memaksa papan harus membujur rata dengan permukaan. Atau beban yang terlalu berat pada motherboard juga dapat membuat motherboard menjadi patah atau retak. Jika retakan ini melalui jalur sirkuit, maka sudah dipastikan jalur ini akan terganggu. Bahkan pada klimaksnya motherboard tidak dapat berfungsi lagi. Memeriksa kerusakan kerusakan seperti ini sangat mudah. Anda tidak perlu menjadi seorang sarjana elektronika hanya untuk memeriksa komponen dari kerusakan seper ti ini. Yang perlu Anda miliki adalah ketelitian dan cahaya yang cukup. Bila ada sedikit saja yang mencurigakan, rasanya sedikit cerewet pada penjaga toko tidak ada salahnya dari pada menyesal di kemudian hari. Untuk mengetahui apakah motherboard Anda rata atau bengkok, cukup keluarkan motherboard dari kardusnya lalu letakkan di atas permukaan yang rata, seperti meja. Perhatikan hamparannya, apakah permukaanya tetap rata atau tidak. Jika terjadi sedikit permukaan yang mengembung ke atas, mintalah tukar dengan yang baru.

Sedangkan untuk memeriksa adanya keretakan, cobalah untuk memeriksa secara menyeluruh permukaan dari bawah. Retak pada motherboard dapat dilihat dengan mudah bila Anda memeriksanya melalui permukaan bawahnya. Setelah itu, cobalah untuk menghadapkan motherboard ke sumber cahaya, lalu melalui permukaan bawahnya perhatikan apakah ada permukaan yang berlubang. Jika ya, perhatikan lubang tersebut dengan saksama. Pastikan bahwa lubang tersebut tidak bersinggungan langsung dengan sirkuit atau disebabkan oleh kaki komponen yang tidak ditimahkan. Sebab bila hal ini terjadi komponen pada bagian yang tidak ditimahkan bisa saja tidak berkerja. Untuk kerusakan atau cacat yang terakhir ini sudah pasti cacat yang disebabkan kesalahan produksi. Dan untuk yang terakhir ini bisa dapat Anda komplain kapan saja. Jika ternyata motherboard yang Anda beli tidak akan digunakan langsung, hati hatilah menyimpan motherboard tersebut jangan sampai retak atau menggembung. Jaga agar suhu ruang penyimpanan jangan terlalu panas atau diletakkan di bawah tumpukan yang berat tanpa pelindung apapun.

Processor:

Perhatikan Setiap Kakinya Processor tidak semudah motherboard yang dapat menggembung karena panas. Dak processor terlalu kecil dan tebal untuk dapat bengkok seperti layaknya motherboard. Ke cacatan dari processor yang harus segera diperhatikan adalah kaki kakinya. Kaki kaki ini memang mudah sekali patah, bila tidak disimpan dengan hati hati atau karena perlakukan yang tidak layak, misalnya terbanting tanpa kotaknya atau tertindih tanpa sengaja. Mencari kejanggalan pada kaki kaki atau pin processor tidak sulit. Dari sekian banyak atau mayoritas kaki kecil yang lurus setiap ada yang hilang atau bengkok pasti dapat mudah diketahui. Mudah dan hanya memakan waktu sekejap. Oleh sebab itu, tidak ada salahnya bila Anda sedikit meluangkan waktu untuk memeriksanya.

RAM: Permukaan yang Mulus

Satu lagi komponen wajib dalam sebuah komputer adalah RAM. RAM adalah kepingan sederhana. Beberapa waktu lalu bila membeli RAM seseorang tidak akan mendapatkan boks. Hanya kepingan RAM yang dibungkus dengan busa tipis. Bahkan ada beberapa penjaga toko yang tidak memberikan bungkus apapun selain kertas koran dan plastik, sehingga kemungkinan untuk rusak sangat mudah. Kini untuk teknologi DDR ini setiap RAM yang dijual sudah dibungkus dengan kardus yang khusus. Lengkap dengan busa tipis pelindungnya sehingga dapat jauh lebih aman. Namun, bukan berarti sempurna. Masih saja ada beberapa kepingan RAM yang cacat. Kecacatan fi sik kepingan RAM umumnya hampir sama papan motherboard. Anda harus memperhatikan, apakah RAM dalam keadaan rata atau bengkok. Jika RAM bengkok, maka akan mudah patah bila dimasukkan ke dalam slotnya. Perhatikan juga apakah ada retak pada batangan RAM. Jika ada segera tukar dengan yang baru.

HDD:

Satu Pin nya Memang Tidak Ada Harddisk Anda juga tidak boleh luput dari pengamatan. Mengingat semua data Anda akan bermuara ke sini, maka sangat penting memeriksa kelayakan harddisk Anda. Jangan sampai setelah data disimpan harddisk menjadi tidak menentu. Harddisk memiliki tiga bagian yang harus diperiksa, yaitu papan sirkuit di bagian bawah, internal case harddisk, serta yang terakhir adalah bagian belakang harddisk: tempat susunan pin konektor berada. Pemeriksaan harddisk membutuhkan teknik gabungan dari komponen yang sudah dibicarakan sebelumnya. Untuk memeriksa papan sirkuit tidak akan terlalu sulit, karena lebarnya tidak terlalu besar dan kemungkinan menggembung sangatlah kecil.

Anda perlu untuk memeriksa adakan retakan di sisinya. Untuk memeriksa bagian pin, hampir sama dengan pin processor. Hanya saja bedanya memang jumlah pin konektor data pada hard disk agak sedikit ganjil, yaitu ada satu pin di tengah yang memang tidak ada. Hal ini tidak perlu dirisaukan. Sedangkan, pin power supply lebih tebal kemungkinan untuk patah atau bengkok lebih tipis ketimbang pin data. Yang terakhir adalah case alumunium harddisk. Perhatikan apakah ada tanda tanda benturan yang mengakibatkan permukaan alumunium penyok. Jika ya, minta ganti dengan yang baru segera, karena ini menandakan bahwa harddisk pernah tertindih oleh beban yang berat atau terbentur dengan kencang pada benda keras.

Kartu Lain

Umumnya setiap komputer akan menggunakan kartu tambahan untuk menambahkan fitur yang tidak disediakan oleh motherboard. Seperti sound card, video card tambahan, modem, dan masih banyak lagi. Kartu kartu ini terdiri dari sebuah papan sirkuit yang serupa dengan papan sirkuit yang digunakan mother board atau RAM. Hanya saja ukuran kartu tambahan tidak selebar motherboard sehingga lebih mudah memeriksanya. Karena dasar yang sama dengan RAM atau motherboard, maka cacat yang dapat terjadi juga akan sama, seperti kendala retak atau bengkok. Beberapa kartu tambahan juga memiliki potensi untuk mengalami apa yang dialami oleh motherboard seperti juga halnya ada lubang yang belum ditimahkan. Cara memerik Core PC sa semua cacat pada kartu tambahan sama dengan memeriksa cacat pada motherboard. Letakkan di permukaan yang rata serta terawang dengan bantuan cahaya. Untuk kartu tambahan yang memiliki CPU sendiri seperti video card, Anda harus memastikan bahwa kipas pada kartu tersebut dapat berputar. Jika ternyata macet, jangan ragu untuk mempertanyakan pada penjaga toko.

PSU: Hati hati Setrum

Power supply adalah salah satu komponen penentu apakah komputer dapat bekerja atau tidak. Karena dari PSU inilah aliran listrik dialirkan keseluruh komponen yang ada dalam komputer. Ada dua cara pemeriksaan untuk PSU ini, secara visual atau dengan menggunakan listrik. Secara visual ada beberapa yang harus diperhatikan. Apakah casing PSU dalam keadaan baik atau tidak? Jangan mau menerima PSU yang sudah dalam keadaan kurang baik, misalnya penyok atau karatan. Kemudian perhatikan kabel kabel yang terhubung degan PSU tersebut. Apakah kabel dalam keadaan lengkap dan mulus tanpa ada nya irisan yang membahayakan.

Perhatikan juga setiap konektor atau ujung setiap kabel. Jangan sampai berada dalam kondisi yang rusak atau hampir putus. Kemudian yang terakhir adalah coba mengguncang PSU tersebut. dengarkan suara yang ditimbulkan. Bila terdengar ada suara seperti baut yang lepas atau komponen yang kendur, segera minta tukar dengan yang baru. Karena bila ada logam tercecer dapat berakibat hubung an singkat yang tidak berdampak baik untuk PSU itu sendiri. Selesai melakukan pemeriksaan visual, Anda dapat meminta penjaga toko untuk melakukan beberapa tes sederhana. Untuk sekadar mengetahui apakah PSU dapat bekerja atau tidak.

Umumnya penjaga toko akan menggunakna multitester untuk mengetahui apakah tegangan yang dihasilkan sesuai yang semestinya. Anda dapat memperhatikan ukuran pada multitester tersebut untuk masing masing konektor output. Tidak sulit, bukan? Memeriksa komponen di toko bukanlah pekerjaan rumit dan tidak membutuhkan keahlian khusus. Dan jangan pernah sungkan untuk memeriksanya bila Anda tidak ingin dirugikan waktu membeli

Powered by Zoundry Raven


Technorati : , , , , , , , , ,

Del.icio.us : , , , , , , , , ,

Zooomr : , , , , , , , , ,

Flickr : , , , , , , , , ,

Komentar»

No comments yet — be the first.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: